Kata Pengantar
|
P
|
uji dan syukur kami panjatkan
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya kami dari
Tim Penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat pada
waktunya. Makalah studi pemasaran global ini disusun sedemikian rupa agar para
mahasiswa dapat mengerti dan memahami materi yang disampaikan secara menyeluruh
dan mendalam.
Dalam makalah ini, pembahasan
kami mulai dari pengertian dan teori-teori yang kemudian kami lanjutkan dengan
pemaparan atau penjelasan lebih lanjut mengenai perdagangan internasional. Kami
berharap pemaparan atau penjelasan tersebut dapat memantapkan pemahaman pembaca
akan materi yang disampaikan.
Tentunya dalam penyusunan
makalah ini kami mendapatkan bantuan dari pihak lain, oleh karena itu kami
ucapkan terima kasih kepada:
Tentunya tidak lupa kami dari
Tim Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para
pembaca untuk penyempurnaan makalah ini dimasa yang akan datang. Akhir kata
kami ucapkan terima kasih.
Balun
Ijuk, 1 Maret 2014
Tim Penulis
Strategi Pemasaran
Global
1.
Pengertian Strategi
Strategi adalah pola
fundamental dari tujuan-tujuan sekarang dan yang terencana, penyebaran sumber
daya, dan interaksi dari sebuah organisasi pasar, pesaing dan faktor-faktor
lingkungan lainnya.
A. 5
Komponen Dalam Sebuah Strategi
- Lingkup
Lingkup sebuah organisasi harus
harus mengacu kepada luas domain strategiknya.
- Tujuan dan Sasaran
Strategi harus
juga merinci tingkat pencapaian atas suatu atau lebih dimensi kinerja
- Penyebaran Sumber Daya
Setiap
Organisasi harus mengukur kemampuan sumber daya
dan finansialnya
- Identifikasi keunggulan kompetitif yang dapat dipertahankan agar dapat bersaing dengan pesaing
- Sinergitas antara bisnis perusahaan, pasar produk, penyebaran sumber daya dan kompetensi
2.
Pemasaran
dan Kaitannya dengan Strategi Pemasaran
Kesuksesan pemasaran suatu produk
tergantung dari strategi pemasaran yang
diterapkanya dalam rangka menciptakan
dan mempertahankan pelanggan dipasar global
3.
Globalisasi
Globalisasi adalah produksi dan
distribusi produk dan jasa dari jenis dan mutu yang homogen atas basis dunia
Dalam pasar global pula muncul
universalitas yang memudarkan perbedaan-perbedaan antar produk nasional bahkan internasional
4.
Strategi Pemasaran Global
Dampak perbedaan di antara
pasar nasional .
Dengan keterkaitan antara semua
strategi global perusahaan dan strategi pemasaran global, suatu keputusan harus
dibuat antara standarisasi dan adaptasi lokal untuk mengakomodasi perbedaan
dalam selera pelanggan, tingkat pendapatan, regulasi, dan perbedaan saluran
distribusi serta struktur kompetisi
- Kebutuhan pelanggan yang serupa diseluruh dunia : banyak produk industrial dan konsumsi yang memenuhi kebutuhan yang sama disemua pasar mereka
- Produk mewah dengan keunggulan pabrikasi dalam negeri : reputasi dari beberapa produk berpusat dikeunggulan pabrikasi dalam negeri
- Teknologi terstandardisasi dan pasar dengan harga sangat kompetitif : factor-factor ini membuat filosofi global menjadi esensial untuk produk seperti televisi, radio dll
- Produk insetif teknologi dengan biaya litbang yang tinggi : produk seperti ini harus terstandadisasi secara global menutup biaya start-up yang menjulang.
5. Sistem Pemasaran Global
ü
Kehadiran di berbagai pasar agar dapat mengambil
manfaat dari perbedaannya yakni, menggunakan harga tinggi dan arus kas dalam
pasar guna dimana perusahaan dominan dan kompetisinya lemah guna mensubsidi
penetrasi pasar.
ü
Kehadiran global dan distribusi yang kuat guna
membantu mencapai target harga di berbagai pasar
6.
Cara Koordinasi Pasar Global
ü
Menggunakan metode yang serupa untuk
melaksanakan aktivitas-aktivitas pemasaran di semua negara
ü
Mentransfer pengetahuan pemasaran dan pengalaman
ke negara lain
ü
Mengurutkan progra pemasaran yang disertai
dengan evolusi siklus produksi
ü
Mengintegrasikan upaya disemua negara sehingga
klien dengan operasi banyak negara dapat diberi jasa yang sama pada setiap
negara
Tahap-tahap Pengembangan Pasar Internasional
ü
Masuk awal pasar internasional
Keputusan untuk masuk ke pasar
internasional merupakan pijakan awal kedepan. Hal ini membuka peluang tiap negara untuk melakukan ekspansi dan
pertumbuhan.
Pemicu pada tahap awal
- Saturisasi upaya duplikasi pasar domestik
- Aktivitas luar negeri pelanggan domestik
- Diversifikasi resiko
- Peluang penentuan sumberpengadaan di pasar luar negeri
- Masuknya kompetisi asing diluar negeri
- Keinginan untuk mengejar perubahan teknologis
- Insentif pemerintah untuk ekspor
- Kemajuan dalam teknologi komunikasi dan prasaranan pemasaran
7.
Ekspansi Pasar Lokal
Bagi perusahaan
yang telah membentuk kehadirannya di sejumlah pasar asing, perusahaan itu mulai
mencari arah baru bagi pertumbuhan dan ekspansinya, dengan demikian bergerak
ketahap 2 dar internasionalisasinya.
Pada tahap ke 2
ini ada beberapa pemicunya, antara lain :
ü
Pertumbuhan pasar lokal
ü
Menghadai kompetisi lokal
ü
Inisiatif dan motivasi manajemn lokal
ü
Akeinginan untuk memnfaatkan aset lokal secara
lebih efektif
ü
Batasan pasar alamiah
8.
Rasionalisasi Global
Faktor pemicu
globalisasi adalah:
ü
Inefisiensi biaya dan duplikasi upaya
ü
Pengetahuan melalui transfer gagasan dan
pengalaman
ü
Munculnya pelanggan global
ü
Munculnya kompetisi global
ü
Pengembangan infrastruktur pemasaran global
PT. Mitra Stania Prima
Sejarah
Perusahaan PT. Mitra Stania Prima adalah sebuah perusahaan
yang bergerak ekspor balok timah. Perusahaan ini merupakan sebuah perusahaan
yang didirikan tahun 2004 melalui pengesahan surat izin pertambangan tahun
2004. Dimana surat izin pertambangan ini telah diurus akte pendiriannya sejak g
masih dibawah manajeme n kepemimpinan lama dan sejak oktober 2011 terjadi
pengalihan status manajemen kemanajemen operasi baru. Sehingga saat ini PT
Mitra Stania Prima yang berada dibawah Holdin PT asiri Tambang berada dibawah
kepemimpinan baru yaitu 2 orang direktur Utama yang bernama Surawardi dan
Harinoto untuk direktur utama pemasaran dipegang oleh Fitriyansah.
Perusahaan ini beroperasi ddikawasan industry jelitik ,
Sungai Liat Bangka dan memiliki Tambang didaerah Mapur dengan kapasitas
produksi 2 ton dalam setahun serta perusahaan ini bekerja sama dengan UIP yang tiidak memiliki smelter.
PT Mitra Stania Prima dalam kegiatan ekspornya, mengekspor
timah balok 99,98sn dengan kandungan PB ± 200ppm. Perusahaan Mitra Stania Prima
mengekspor balok timah keberbagai Negara seperti India, Singapura, Hongkong,
Thailand, Cina, Korea Selatan, Amerika Serikat, Belanda, dan jepang.
Pabrik ini memperkerjakan 240 orang karyawan yang terbagi
atas 90 orang karyawan di pabrik dan 150 orang di bagian pertambangan.
|
1.
PT. Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk.
|
|
|
Industri
|
|
|
Didirikan
|
|
|
Pendiri
|
|
|
Kantor
pusat
|
|
|
Tokoh
penting
|
|
|
Produk
|
|
|
Produk
konsumen bermerek
Agribisnis
Pengemasan,
perkapalan, dan distribusi
|
|
PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (IDX: INDF, IDX: ICBP) merupakan produsen
berbagai jenis makanan dan minuman yang
bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada
tahun 1990 oleh Sudono Salim dengan nama PT.
Panganjaya Intikusuma yang pada tahun 1994
menjadi Indofood. Perusahaan ini mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa.
Dalam beberapa dekade ini Indofood
telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan total food solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup
seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan
bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di rak para pedagang
eceran.
Sejarah
- 1968 - PT Lima Satu Sankyu (selanjutnya berganti nama menjadi PT Supermi Indonesia) didirikan, pertama kali memproduksi Supermi sebagai mi instan pertama di Indonesia. Pada tahun yang sama PT Sanmaru Foods Manufacturing Co Ltd (PT Sanmaru) didirikan.
- 1972 - PT Sanmaru mulai memproduksi Indomie.
- 1982 - PT Sarimi Asli Jaya didirikan dan mulai memproduksi Sarimi.
- 1984 - PT Sarimi Asli Jaya diakuisisi oleh PT Sanmaru.
- 1986 - PT Supermi Indonesia diakuisisi oleh PT Sarimi Asli Jaya dan PT Sanmaru.
- 1987 - PT Sanmaru meluncurkan mi instan dalam bentuk cup bermerek Pop Mie.
- 1989 - PT Sanmaru mengakuisi PT Sari Pangan Nusantara, yang memproduksi makanan bayi bermerek SUN.
- 1990 - PT Sanmaru membentuk perusahaan patungan dengan PepsiCo, Inc yang memiliki merek FritoLay dan mulai memproduksi makanan ringan seperti Chitato, Chiki, Cheetos, Jetz, Lay's, dan Qtela.
- 1990 - Indofood didirikan oleh Sudono Salim dengan nama PT Panganjaya Intikusuma.
- 1993 - PT Panganjaya Intikusuma dan PT Sanmaru membentuk perseroan dengan nama PT Indomie Sukses Makmur Tbk.
- 1994 - PT Panganjaya Intikusuma berganti nama menjadi PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
- 1995 - Mengakuisisi pabrik penggilingan gandum Bogasari.
- 1997 - Mengakuisisi 80% saham perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, agribisnis serta distribusi.
- 2005 - PT Indosentra Pelangi sebagai produsen bumbu, kecap dan sambal bermerek Indofood membentuk perusahaan patungan dengan Nestlé, mengakuisisi perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat.
- 2006 - Mengakuisisi 55,0% saham perusahaan perkapalan Pacsari Pte. Ltd.
- 2007 - Mencatatkan saham Grup Agribisnis di Bursa Efek Singapura dan menempatkan saham baru.
- 2008 - Mengakuisisi 100% saham Drayton Pte. Ltd. yang memiliki secara efektif 68,57% saham di PT Indolakto, sebuah perusahaan dairy terkemuka.
- 2009 - Memulai proses restrukturisasi internal Grup CBP melalui pembentukan PT. Indofood CBP Sukses Makmur dan pemekaran kegiatan usaha mi instan dan bumbu yang diikuti dengan penggabungan usaha seluruh anak perusahaan di Grup Produk Konsumen Bermerek (CBP), yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Perseroan, ke dalam ICBP.
- 2010 - Menyelesaikan restrukturisasi internal Grup CBP melalui pengalihan kepemilikan saham anak perusahaan di Grup CBP dengan jumlah kepemilikan kurang dari 100% ke ICBP dan melakukan Penawaran Saham Perdana yang dilanjutkan dengan pencatatan saham ICBP di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 Oktober 2010. Peningkatan kepemilikan di Pacsari Pte. Ltd sebesar 10% menjadi pemilik 100%.
- 2011 - Pada bulan Januari 2011, PT. Indofood CBP Sukses Makmur, PT Gizindo Primanusantara, PT Indosentra Pelangi, PT Indobiskuit Mandiri Makmur dan PT Ciptakemas Abadi digabung sepenuhnya dengan status perusahaan terbuka (Tbk.) menjadi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. PT Salim Ivomas Pratama (SIMP), anak perusahaan langsung dan tidak langsung Perseroan, melakukan IPO diikuti dengan pencatatan saham di BEI pada 9 Juni 2011.
- 2013 - Menyelesaikan akuisisi PT Pepsi-Cola Indobeverages, perusahaan yang memproduksi minuman ringan bermerek Pepsi, 7 Up dan sebagainya. Akuisisi ini dilakukan oleh PT Indofood Asahi Sukses Beverage dan PT Asahi Indofood Beverage Makmur, yang masing-masing adalah 51% dan 49% dimiliki oleh ICBP.
Produk
Produk konsumen bermerek
- Indomie
- Pop Mie
- Sarimi
- Supermi
- Sakura
- Mie Telur Cap 3 Ayam
- Pop Bihun
- Cheetos (lisensi dari PepsiCo)
- Chiki
- Jet-Z
- Lay's (lisensi dari PepsiCo)
- Chitato
- Qtela
- Wonderland
- Trenz
- Bim-Bim
- Indomilk
- Cap Enaak
- Indoeskrim
- Freiss
- Ichi Ocha
- Orchid Butter
- Kecap Indofood
- Sambal Indofood
- Promina
- SUN
- Bumbu Kaldu Indofood
- Bumbu Instan Indofood
- Bumbu Racik Indofood
Bogasari
Minyak goreng dan lemak
2.
Sido Muncul
PT Sido Muncul adalah pabrik
jamu tradisional dengan menggunakan mesin-mesin mutakhir. Berdiri pada tahun
1940 di Yogyakarta, dan dikelola oleh Ny. Rahkmat Sulistio,
Sido Muncul yang semula berupa industri rumahan ini secara perlahan berkembang
menjadi perusahaan besar dan terkenal seperti sekarang ini.
Sejarah
Pada tahun 1951, keluarga Ny. Rahkmat Sulistioningsih pindah ke Semarang,
dan di sana mereka mendirikan pabrik jamu secara sederhana namun produknya
diterima masyarakat secara luas. Karena semakin besarnya usaha keluarga ini,
maka modernisasi pabrik juga merupakan suatu hal yang mendesak.
Pada 1984, PT. Sido Muncul memulai modernisasi pabriknya, dengan merelokasi
pabrik sederhananya ke pabrik yang representatrif dengan mesin-mesin modern.
Pada 11 November 2000, PT Sido Muncul
kembali meresmikan pabrik baru di Ungaran yang lebih luas dan modern.
Peresmian dilakukan oleh Menteri Kesehatan waktu itu, dan pada saat itu pula PT Sido
Muncul memperoleh 2 penghargaan sekaligus, yakni Cara Pembuatan Obat
Tradisional yang Baik (CPOTB) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) setara
dengan farmasi, dan sertifikat inilah yang menjadikan PT. SidoMuncul sebagai
salah satu pabrik jamu berstandar farmasi. Lokasi pabrik sendiri terdiri dari
bangunan pabrik seluas 7 hektar, lahan Agrowisata ,1,5 hektar, dan sisanya
menjadi kawasan pendukung lingkungan pabrik.
Pada tanggal 10 Pebruari 2010 telah
dilakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik bahan baku herbal seluas
3.000 m2.
Lain-lain
Logo Jamu Sido Muncul yang berupa
ibu dan anaknya adalah gambar Ny. Rahkmat Sulistio, pendiri Jamu Sido Muncul
beserta cucunya, Irwan Hidayat, saat itu berusia 4 tahun.
Irwan Hidayat sejak tahun 1972
sampai sekarang adalah Presiden
Direktur PT Sido Muncul.
Produk
- Tolak Angin
- Kuku Bima
- Kuku Bima Ener-G - minuman energi
- Kopi Jahe
- Permen Tolak Angin
- New Hemoroa- untuk wasir
- Fatraper- menurunkan lemak dan kolesterol
- Kunyit Putih- meningkatkan daya tahan tubuh
- Esemag- membantu pengobatan mag
- Temulawak- menjaga kesehatan hati
- Bilberry Carrot- antioksidan mata
- Echinacea- meningkatkan daya tahan tubuh
- Garlic- menjaga kesehatan jantung
- Daun Dewa- makanan tambahan penderita tumor dan kanker
- SM Prosta Plus- untuk pembesaran prostat
- Suprasi- melancarkan ASI
- Memory - meningkatkan daya ingat
- Kunyit Asam
- SidoMuncul Vitamin C1000 mg
- Jahe Wangi
- KukuBima Kopi Ener-G
- KukuBima Kopi GInseng
3.
PT.
TIMAH Tbk
|
BUMN
|
|
|
Industri
|
Pertambangan
|
|
Didirikan
|
|
|
Kantor
pusat
|
|
|
Tokoh
penting
|
Wachid
Usman; Direktur Utama
|
|
Situs
web
|
|
PT Timah (Persero) Tbk atau
disingkat PT TIMAH adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang
pertambangan atau eksplorasi timah.
Perusahaan ini adalah penghasil timah dunia terbesar pada tahun 2008.
Daftar isi
- 1 Sejarah
- 2 Logam timah
- 3 Eksplorasi
- 4 Penambangan Lepas Pantai
- 5 Penambangan Darat
- 6 Pengolahan
- 7 Peleburan
- 8 Distribusi dan Pemasaran
- 9 Halaman luar
Sejarah
PT Timah (Persero) Tbk mewarisi
sejarah panjang usaha pertambangan timah di Indonesia yang sudah berlangsung
lebih dari 200 tahun. Sumber daya mineral timah di Indonesia ditemukan tersebar
di daratan dan perairan sekitar pulau-pulau Bangka, Belitung, Singkep, Karimun dan Kundur.
Di masa kolonial, pertambangan timah
di Bangka dikelola oleh badan usaha pemerintah kolonial "Banka Tin Winning
Bedrijf" (BTW). Di Belitung dan Singkep dilakukan oleh perusahaan swasta
Belanda, masing-masing Gemeeenschappelijke Mijnbouw Maatschappij Biliton (GMB)
dan NV Singkep Tin Exploitatie Maatschappij (NV SITEM).
Setelah kemerdekaan R.I., ketiga
perusahaan Belanda tersebut dinasionalisasikan antara tahun 1953-1958 menjadi
tiga Perusahaan Negara yang terpisah. Pada tahun 1961 dibentuk Badan Pimpinan
Umum Perusahaan Tambang-tambang Timah Negara (BPU PN Tambang Timah) untuk
mengkoordinasikan ketiga perusahaan negara tersebut, pada tahun 1968, ketiga
perusahaan negara dan BPU tersebut digabung menjadi satu perusahaan yaitu
Perusahaan Negara (PN) Tambang Timah.
Dengan diberlakukannya Undang-undang
No. 9 Tahun 1969 dan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1969, pada tahun 1976
status PN Tambang Timah dan Proyek Peleburan Timah Mentok diubah menjadi bentuk
Perusahaan Perseroan (Persero) yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Negara
Republik Indonesia dan namanya diubah menjadi PT Tambang Timah (Persero).
Krisis industri timah dunia akibat
hancurnya the International Tin Council (ITC) sejak tahun 1985 memicu
perusahaan untuk melakukan perubahan mendasar untuk mempertahankan kelangsungan
hidupnya. Restrukturisasi perusahaan yang dilakukan dalam kurun 1991-1995, yang
meliputi program-program reorganisasi, relokasi Kantor Pusat ke Pangkalpinang, rekonstruksi
peralatan pokok dan penunjang produksi, serta penglepasan aset dan fungsi yang
tidak berkaitan dengan usaha pokok perusahaan.
Restrukturisasi perusahaan berhasil
memulihkan kesehatan dan daya saing perusahaan, menjadikan PT Timah (Persero)
Tbk layak untuk diprivatisasikan sebagian. PT Timah (Persero) Tbk melakukan
penawaran umum perdana di pasar modal Indonesia dan internasional, dan
mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
Jakarta, Bursa Efek
Surabaya, dan the London Stock Exchange pada tanggal 19 Oktober
1995. Sejak itu, 35% saham perusahaan dimiliki oleh masyarakat dalam dan luar
negeri, dan 65% sahamnya masih dimiliki oleh Negara Republik Indonesia.
Untuk memfasilitasi strategi
pertumbuhan melalui diversifikasi usaha, pada tahun 1998 PT Timah (Persero) Tbk
melakukan reorganisasi kelompok usaha dengan memisahkan operasi perusahaan ke
dalam 3 (tiga) anak perusahaan, yang secara praktis menempatkan PT Timah
(Persero) Tbk menjadi induk perusahaan (holding company) dan memperluas cakupan
usahanya ke bidang pertambangan, industri, keteknikan, dan perdagangan.
Saat ini PT Timah (Persero) Tbk
dikenal sebagai perusahaan penghasil logam timah terbesar di dunia dan sedang
dalam proses mengembangkan usahanya di luar penambangan timah dengan tetap
berpijak pada kompetensi yang dimiliki dan dikembangkan.
Logam timah
Timah merupakan logam dasar terkecil yang diproduksi
yaitu kurang dari 300.000 ton per
tahun, dibandingkan dengan produksi aluminium sebesar 20 juta ton per tahun.
Timah digunakan dengan berbagai cara
di pabrik timah, solder dan
pabrik kimia; mulai dari baju anti api, sampai dengan pembuatan stabiliser pvc, pestisida dan pengawet kayu. Di pabrik timah digunakan untuk
kemasan bersaing dengan aluminium, namun pasar kemasan cukup besar bagi
keduanya dengan masing-masing keunggulannya. Kaleng lapis timah lebih kuat dari
kaleng aluminium, sehingga menjadi keunggulan bagi produk makanan kaleng.
Peningkatan terbesar dalam
permintaan timah baru-baru ini adalah karena tekanan lingkungan yang meminta
pabrik solder memangkas kandungan lead pada solder, sehingga membuat
kandungan timah dalam solder meingkat dari 30% menjadi hampir 97% hal ini
merupakan peningkatan konsumsi yang besar.
Eksplorasi
Mulai tahun 1996, perusahaan
menggunakan peralatan berteknologi modern yaitu Global Positioning System (GPS) untuk melengkapi fasilitas
kegiatan dan aktivitas eksplorasi. Hal ini sangat membantu meningkatkan
efisiensi dan keakuratan dari pemetaan dan pengukuran. Data dari tes
laboratorium dan GPS disimpan di dalam komputer untuk memproduksi dan menghasilkan peta geologis yang
sangat tinggi keakuratannya bagi pertambangan yang sistematis dan efisien.
Penambangan Lepas Pantai
Perusahaan mengoperasikan armada kapal keruk untuk operasi produksi
di daerah lepas pantai (off shore). Armada kapal keruk mempunyai kapasitas
mangkok (bucket) mulai dari ukuran 7 cuft sampai dengan 24 cuft. Kapal keruk dapat beroperasi
mulai dari kedalaman 15 meter sampai 50 meter di bawah permukaan laut dan mampu
menggali lebih dari 3,5 juta meter kubik material setiap bulan. Setiap kapal
keruk dioperasikan oleh karyawan yang berjumlah lebih dari 100 karyawan yang
waktu bekerjanya terbagi atas 3 kelompok dalam 24 jam sepanjang tahun.
Hasil produksi bijih timah dari kapal keruk diproses di instalasi pencucian untuk
mendapatkan kadar minimal 30% Sn dan diangkut dengan kapal tongkang untuk
dibawa ke Pusat Pengolahan Bijih Timah (PPBT) untuk dipisahkan dari mineral
ikutan lainnya selain bijih timah dan ditingkatkan kadarnya hingga mencapai
persyaratan peleburan yaitu minimal 70-72% Sn.
Penambangan Darat
Produksi penambangan darat yang
berada di wilayah Kuasa Pertambangan (KP) perusahaan dilaksanakan oleh
kontraktor swasta yang merupakan mitra usaha dibawah kendali perusahaan. Hampir
80% dari total produksi perusahaan berasal dari penambangan di darat mulai dari
Tambang Skala Kecil berkapasitas 20 m3/jam sampai dengan Tambang Besar
berkapasitas 100 m3/jam.
Proses penambangan timah alluvial
menggunakan pompa semprot (gravel pump).Setiap kontraktor atau mitra usaha
melakukan kegiatan penambangan berdasarkan perencanaan yang diberikan oleh
perusahaan dengan memberikan peta cadangan yang telah dilakukan pemboran untuk
mengetahui kekayaan dari cadangan tersebut dan mengarahkan agar sesuai dengan
pedoman atau prosedur pengelolaan lingkungan hidup dan keselamatan kerja di
lapangan. Hasil produksi dari mitra usaha dibeli oleh perusahaan sesuai harga
yang telah disepakati dalam Surat Perjanjian Kerja Sama.
Pengolahan
Untuk meningkatkan kadar bijih timah
atau konsentrat yang berkadar rendah, bijih timah tersebut diproses di Pusat
Pencucian Bijih Timah (Washing Plant). Melalui proses tersebut bijih timah
dapat ditingkatkan kadar (grade) Sn-nya dari 20 - 30% Sn menjadi 72% Sn untuk memenuhi
persyaratan peleburan. Proses peningkatan kadar bijih timah yang berasal dari
penambangan di laut maupun di darat diperlukan untuk mendapatkan produk akhir
berupa logam timah berkualitas dengan kadar Sn yang tinggi dengan kandungan
pengotor (impurities) yang rendah.
Peleburan
Perusahaan mengoperasikan 8 tanur
dan 2 single stage furnace (SSF), 7 tanur berada di daerah Mentok, Bangka dan 1
tanur berada di daerah Kundur. Proses peleburan merupakan proses melebur bijih
timah menjadi logam Timah. Untuk mendapatkan logam timah dengan kualitas yang
lebih tinggi, maka harus dilakukan proses pemurnian terlebih dahulu dengan
menggunakan suatu alat pemurnian yang disebut crystallizer.
Produk yang dihasilkan berupa logam
timah dalam bentuk balok atau batangan dengan skala berat antara 16 kg sampai
dengan 26 kg per batang. Produk yang dihasilkan juga dapat dibentuk sesuai
permintaan pelanggan (customize) dan mempunyai merek dagang yang terdaftar di London Metal Exchange (LME).
Distribusi dan Pemasaran
Kegiatan pemasaran mencakup kegiatan
penjualan dan pendistribusian logam timah. Pendistribusian logam timah hampir
95% dilaksanakan untuk memenuhi pasar di luar negeri atau ekspor dan sebesar 5%
untuk memenuhi pasar domestik. Negara tujuan ekspor logam Timah antara lain
adalah wilayah Asia Pasifik yang
meliputi Jepang, Korea, Taiwan, Cina dan Singapura, wilayah Eropa meliputi Inggris, Belanda, Perancis, Spanyol dan Italia serta Amerika dan Kanada.


Keren banget!
BalasHapusWynn Resorts Announces Multi-Year Partnership With
BalasHapusThe Wynn Resorts 충청북도 출장마사지 corporate office in 정읍 출장샵 Las Vegas, A 울산광역 출장안마 $2.7 목포 출장안마 billion agreement with the Wynn casino operator 계룡 출장마사지 would generate approximately